Skip to content

083141241823

[email protected]

Contact
LPM JURNAL KAMPUS

LPM JURNAL KAMPUS

JurnalisMudaBangkitkanKarya

  • BERITA
  • BULETIN
  • MAJALAH
  • Struktur Organisasi
  • Program Kerja
  • Profil
  • Hubungi kami
  • Kategori
    • Artikel
    • Beasiswa
    • Covid-19
    • Ekonomi
    • Kampus Merdeka
    • Kontribusi Karya
    • Kontroversi
    • lifestyle
    • Ramadhan
    • Tips & Trik
    • ULM
    • Weekly News
  • BERITA
  • BULETIN
  • MAJALAH
  • Struktur Organisasi
  • Program Kerja
  • Profil
  • Hubungi kami
  • Kategori
    • Artikel
    • Beasiswa
    • Covid-19
    • Ekonomi
    • Kampus Merdeka
    • Kontribusi Karya
    • Kontroversi
    • lifestyle
    • Ramadhan
    • Tips & Trik
    • ULM
    • Weekly News
Contact

Telah Lama

  1. Home   »  
  2. Telah Lama

Telah Lama

Mei 25, 2018 Puisi

Telah lama sejak aku dilahirkan

Ku pijakkan kaki di kota ini

Mendesir pagi hingga petang

Mengharap ridha akan cinta-Nya

 

Telah lama …

Sejak aku mendekap kota ini dalam detak

Menderu-deru hantarkan ajuan tak bertepi

Mengharap balas akan kebisuan

 

Telah lama sejak aku menatapnya

Kota ini tetap disini

Merangkak dan berdiri

Meniti nafas setiap rumpun hingga bilik pujung

 

Telah lama …

Kota ini menatap redup purnamanya

Telah lama kota ini membisu akan sirat cita yang terkoyak

Dan telah lama kota ini berdiri mengunci pasi di ambang meratus

 

Tapi sekarang kota ini tak seperti itu

Dan takkan pernah lagi seperti itu

Kota ini tengah bangkit menyeru kearifannya

Bersamaku, dia, dan mereka membangun abad dalam tuju di lingkar kedamaian

 

 

 

Dia Masih Sendiri

 

Tengoklah…

Sebuah bangku hitam di sudut kelas

Mentari menyapa rupa dalam kegelapan

 

Tengoklah…

Sepasang mata bisu disudut kelas

Meratap… Membeban… Membisu pilu

 

Angan yang tertunduk tanpa bayang

Tangan yang terkunci tak berdaya

Kaki yang terikat ditengah keramaian

Ingin dilihat… tapi tak terlihat!

Ingin didengar… tapi tak terdengar!

 

Tengoklah…

Bibir delima yang telah layu itu

Membeku.. meski dihujam terik mentari

 

Lihatlah… Tengoklah… Tataplah…

Sepasang mata yang tak terlihat

Sepasang bibir yang tak terdengar

Dan sepasang pendengar tuk hujatan

 

Begitukah?

Seperti inikah?

Bukankah cipta Tuhan dalam keadilan?

Bukankah cipta-Nya s’lalu terkemas dalam cinta kasih?

Tapi mengapa?

Hari ini, dia masih sendiri

 

Penulis             : Aby Utami dan Siti Wardah

Continue reading

Pos-pos Terbaru

  • Bank Mandiri Minta Maaf usai Blokir Rekening Donasi Aktivis Pati, DPR dan OJK Turun Tangan
  • Karhutla Kalimantan Meluas Warga Mulai Terserang ISPA Akibat Kabut Asap
  • Kenaikan Biaya Hidup Mahasiswa Tidak Sebanding dengan Kondisi Keuangan
  • Mengabdi Tanpa Batas, Mahasiswa KKN Internasional ULM Tinggalkan Dampak dan Kenangan di Malaysia
  • FEB ULM Mulai Menerapkan Jam Kerja Baru, Begini Pendapat Mahasiswa dan Dosen Pengajar

JK News

Mei 2018
S S R K J S M
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  
« Mar   Jun »
Proudly powered by WordPress | Theme: goldly by reviewexchanger.