
Banjarmasin – Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat (FEB ULM) yang dilaksanakan pada tanggal 14-15 Agustus 2025 hadir dengan wajah baru yang lebih segar dan terstruktur. Selain menghadirkan agenda padat dan terkonsep, tahun ini panitia memperkenalkan maskot unik bernama Eko dan Nomi yang menjadi ikon khusus FEB ULM. Dengan ciri khas kipas tangan, keduanya langsung mencuri perhatian mahasiswa baru dan membedakan PKKMB FEB ULM dari fakultas lain.
Tak hanya itu, konsep video papermob juga menjadi daya tarik baru, menambah semarak penyambutan mahasiswa baru.
“Tahun ini PKKMB universitas juga berbeda. Kalau sebelumnya dua hari, sekarang jadi tiga hari. Di fakultas, kami menambahkan agenda yang lebih padat, tapi tetap bermanfaat,” jelas Hanna Parasdiva, Wakil Ketua BEM FEB ULM 2025.
Dengan mengusung tema “ULM Berkarya, Kampus Berdampak Menuju Indonesia Emas”, PKKMB FEB ULM 2025 bertujuan menanamkan nilai-nilai etika sekaligus mengenalkan mahasiswa baru pada lingkungan kampus, mulai dari dosen, staf, hingga fasilitas dan program studi. Persiapan yang dilakukan sejak satu bulan sebelum acara membuat pelaksanaannya berjalan lancar meski agenda sangat padat.
“Kunci keberhasilan ada pada koordinasi dan disiplin waktu. Kalau satu agenda molor, otomatis memengaruhi agenda lain,” ujar Hanna.
Ia menekankan bahwa panitia menjaga Standar Operasional Prosedur (SOP) internal agar bisa memberi contoh yang baik bagi mahasiswa baru.
Bagi mahasiswa baru, PKKMB 2025 menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Alya Rakhima dari Prodi S1 Ekonomi Pembangunan mengaku awalnya sempat tegang.
“Awalnya menakutkan, tapi setelah dijalani ternyata seru dan penuh kekompakan. Materi motivasi dan pengembangan diri membuat saya lebih semangat menjalani kuliah,” ucapnya.
Alya menilai panitia sangat membantu dan sigap. Meski sempat kesulitan menyesuaikan jadwal padat serta berinteraksi dengan orang-orang baru, ia merasa tantangan itu justru menjadi pengalaman berharga.
Sementara itu, Farah Nur Azizah, mahasiswa baru Prodi S1 Ekonomi Pembangunan lainnya, mengaku terharu sekaligus bangga bisa mengikuti PKKMB.
“Perasaan saya sangat senang, asik, seru, dan terharu banget karena tidak menyangka bisa masuk ULM. Kesan saya positif, acaranya terstruktur dan panitianya ramah,” ungkapnya.
Bagi Farah, sesi pengenalan fasilitas kampus dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sangat berkesan.
“Sesi ini membuka wawasan saya tentang kesempatan di kampus, tidak hanya akademik tapi juga non-akademik. Saya jadi punya gambaran jelas kegiatan apa yang bisa diikuti,” tambahnya.
Baik dari panitia maupun mahasiswa baru, PKKMB 2025 diharapkan menjadi pintu awal yang membawa semangat positif. Hanna berharap mahasiswa baru bisa aktif berkontribusi dan memanfaatkan peluang kampus. Sementara Alya dan Farah bertekad untuk segera fokus kuliah, beradaptasi, dan mengeksplorasi kegiatan organisasi.
“Terima kasih kepada panitia dan pihak kampus. PKKMB ini sangat bermanfaat dan semoga terus diadakan dengan lebih baik lagi,” tutup Farah.
Penulis : Widya Febrilla @widyaafbri Halwa Tasnida @rvuwava Redaktur : Rafina Jayanti @fienaaa.a
