Banjarmasin, 11 September 2025 – Kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) tengah mengalokasikan pembangunan di samping Kantin Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) untuk fasilitas baru. Proyek yang telah berjalan sekitar dua bulan ini ditargetkan rampung dalam waktu dekat, dan memunculkan beragam tanggapan dari mahasiswa.
Menurut Rizal, Manajer CV Bangun Cipta Mandiri Pratama sekaligus pengawas lapangan, menegaskan bahwa proyek ini tidak berkaitan dengan pembangunan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG).
“Kalau FKG itu lokasinya di belakang kantin, beda zona, beda tukang juga. Pembangunan di samping kantin ini khusus pondasi untuk FEB,” jelasnya (9/9).
Ia menambahkan, pondasi ini nantinya bisa dialokasikan untuk berbagai fasilitas.
“Kedepannya, fasilitas yang dibangun di atas pondasi ini bisa saja berupa lapangan basket atau kantin. Semuanya bergantung pada keputusan pihak kampus untuk mengalokasikan pembangunan tahap kedua akan diarahkan ke mana,” ujarnya.
Menurut Rizal, proyek tersebut sudah berjalan sejak penandatanganan kontrak sekitar dua bulan lalu.
“Kalau dari progres pembangunan sekarang, paling cepat sekitar 20 hari lagi selesai, paling lama satu bulan. Jadi diperkirakan pada pertengahan September seluruh pekerjaan sudah rampung,” katanya menjelaskan.
Di kalangan mahasiswa, pembangunan ini mendapat respons positif. Muhammad Rizqi Hilman, mahasiswa S1 Akuntansi, menilai lokasi samping kantin merupakan pilihan strategis.
“Kantin FEB itu kan sering jadi tempat makan mahasiswa dari berbagai fakultas. Jadi kalau ada fasilitas baru di sana, itu jadi kebanggaan tersendiri bagi FEB,” ujarnya.
Namun, ia juga mengakui adanya dampak sementara dari proses pembangunan tersebut. Aktivitas kontruksi, menurutnya, menimbulkan suara bising, dan karena pembangunan berada di atas sungai, bau dari sungai terkadang terbawa ke sekitar kantin.
Meski begitu, Rizqi tetap optimis terhadap hasil akhir proyek tersebut. Ia menyampaikan harapannya agar pembangunan itu dapat selesai tanpa kendala.
“Harapannya pembangunannya berhasil tanpa ada masalah, dan semoga ekosistem sungai tidak terganggu, baik saat proses maupun setelah jadi,” tambahnya.
Dengan target penyelesaian dalam hitungan minggu, mahasiswa dan civitas academica kini menanti keputusan universitas terkait fungsi akhir pembangunan. Apakah menjadi kantin baru, lapangan olahraga, atau fasilitas lainnya, proyek ini sudah menimbulkan antusiasme tersendiri di lingkungan FEB ULM.