
Banjarmasin – Jam operasional Ruang Baca Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lambung Mangkurat menjadi perhatian sejumlah mahasiswa karena dinilai masih terlalu singkat. Kondisi tersebut membuat sejumlah mahasiswa berharap Ruang Baca dapat beroperasi lebih lama agar mereka memiliki waktu yang cukup untuk berkunjung.
Beberapa mahasiswa menilai Ruang Baca merupakan salah satu fasilitas yang mendukung dalam kegiatan belajar di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Selain sebagai tempat membaca, Ruang Baca FEB juga sering dimanfaatkan mahasiswa untuk mengerjakan tugas, dan tempat berdiskusi. Suasananya yang tenang serta mudahnya akses untuk mencari sumber referensi menjadi alasan fasilitas ini digemari banyak mahasiswa.
Namun, jam operasional Ruang Baca yang terlalu singkat dinilai belum sepenuhnya mampu mengakomodasi kebutuhan mahasiswa akan sumber bacaan. Hal ini utamanya dirasakan oleh mahasiswa yang memiliki jadwal perkuliahan hingga pukul 18.00 WITA.
Menanggapi hal tersebut, pihak Ruang Baca menjelaskan bahwa penentuan jam buka, jam tutup, serta waktu istirahat bukan sepenuhnya keputusan pengelola Ruang Baca. Aturan tersebut ditetapkan oleh pihak rektorat, sehingga Ruang Baca harus mengikuti kebijakan yang telah ditentukan oleh kampus.
“Sebenarnya jam operasional di Ruang Baca ini sudah di tentukan oleh pihak rektorat, kami yang berkerja disini cuman menjalankan peraturan saja,” ujar salah satu staff Ruang Baca.
Sebelumnya, pihak Ruang Baca pernah mencoba memberikan kelonggaran waktu bagi mahasiswa untuk menggunakan ruang baca hingga pukul 17.30 WITA Namun kebijakan tersebut tidak dapat dilanjutkan karena adanya peraturan dari pihak kampus. Meski demikian, pihak Ruang Baca menyampaikan bahwa mereka akan terus melakukan pembaruan dan berupaya mencari kemungkinan agar waktu operasional dapat lebih fleksibel.
Selain itu, mahasiswa juga menyoroti waktu istirahat Ruang Baca yang dianggap cukup lama. Menanggapi hal tersebut, pengelola Ruang Baca menjelaskan bahwa waktu istirahat selama 1 jam 30 menit sebenarnya terdiri dari 1 jam waktu istirahat dan tambahan 30 menit yang digunakan oleh petugas untuk merapikan serta mengembalikan buku-buku yang telah selesai dipinjam oleh mahasiswa.
Pihak Ruang Baca menyampaikan bahwa mereka selalu berdiskusi dengan kepala Ruang Baca serta staf terkait pengaturan waktu operasional. Jika mahasiswa merasa waktu istirahat terlalu lama, masukan tersebut akan kembali didiskusikan untuk mempertimbangkan kemungkinan pengurangan waktu istirahat.
Sebelumnya, Ruang Baca FEB sempat membuka layanan dari pukul 08.00 hingga 17.30 WITA beberapa bulan silam. Namun, perubahan jam operasional baru diberlakukan pada bulan ini sesuai dengan kebijakan terbaru dari pihak kampus.
Pihak pengelola juga mengungkapkan bahwa sebelumnya pernah disediakan kotak saran dan kritik bagi mahasiswa untuk menyampaikan masukan terkait layanan Ruang Baca. Namun, karena kotak tersebut jarang terisi, akhirnya kotak tersebut tidak lagi digunakan.
Meski demikian, pihak Ruang Baca menyatakan tetap terbuka terhadap berbagai masukan dari mahasiswa. Mereka berharap masukan tersebut dapat membantu meningkatkan pelayanan serta menyesuaikan fasilitas dengan kebutuhan mahasiswa.
Melalui peningkatan layanan serta penyesuaian waktu operasional di masa mendatang, Ruang Baca FEB diharapkan dapat semakin optimal sebagai fasilitas penunjang kegiatan akademik bagi seluruh mahasiswa.
Jurnalis:Wulan Fatmawati @lannftwt
Marsanda Randani @marsandhermoon
Redaktur:Ilham Maulana Ramadhan @ilhamta_23
